dhieke
Memiliki teman vegetarian bagi saya adalah hal yang luar biasa. Apalagi jika si veget itu adalah pria. Waw ! Pria berumur 19 tahun ini adalah vegetarian. Dia berinisial WS, teman kuliah saya. Ada satu alasan mengapa ia menjadi vegetarian. Dan maaf, hal itu tidak dapat saya ceritakan.
Tetapi yang jelas hal itu membuatnya bangga. Saya tidak tahu ia benar – benar merasa bangga atau terpaksa bangga, hahahaha  .Mengapa ? Ya, karena tidak jarang ia mendapat ejekan dari teman – temannya ketika makan bareng. Teman – temannya memesan ayam bakar, tetapi ia hanya di beri lalapannya saja oleh teman – temannya itu. Namun ia tetap bangga menjadi vegetarian dan tidak mempedulikan candaan teman – temannya meskipun itu dirasa cukup menyakitkan.
Ilustrasi tersebut cukup menggambarkan bahwa kaum vegetarian di beberapa kalangan masih sangat terpinggirkan. Padahal, dengan menjadi vegetarian tentu lebih sehat. Makanan yang dikonsumsi mengandung banyak sayur dan buah. Dan jangan salah bahwa kaum vegetarian tidak mengonsumsi protein, justru protein yang ia konsumsi berasal dari protein nabati. Kedelai yang menjadi bahan baku tempe dan tahu, serta kacang – kacangan yang lain menjadi sumber protein bagi si veget.
Menjadi vegetarian bukan berarti asupan gizi menjadi berkurang. Dengan menjadi vegetarian, pola makan menjadi seimbang. Dalam setiap makanan yang ia makan harus mengandung sayur, ditambah dengan lauk yang berupa tempe atau tahu misalnya, serta dapat juga ditambah susu yang rendah lemak. Buahan juga dapat menjadi tambahan vitamin bagi si vegetarian.
Menjadi vegetarian secara tidak langsung akan jarang mengonsumsi makanan yang selama ini dikabarkan berbahaya. Misalnya daging tiren (mati kemarin), daging sapi glonggongan, daging dengan awetan boraks, serta makanan olahan lain yang terbuat dari daging “palsu”. Tentu hal ini tidak dikonsumsi oleh vegetarian. 1 manfaat menjadi vegetarian, bukan? .
Manfaat yang ke dua, menjadi vegetarian secara tidak langsung akan membuat kulit lebih sehat. Seorang veget lebih sering dan lebih banyak mengonsumsi sayur dan buah yang tentunya hal itu baik bagi kesehatan kulit, kan?
Selain itu, menjadi vegetarian akan jarang sekali terkena obesitas. Obesitas kebanyakan terjadi karena konsumsi lemak berlebih. Menjadi vegetarian tentunya jarang sekali mengonsumsi lemak, atau mengonsumsi dalam kuantitas yang tidak banyak.
Saya memiliki data kandungan makanan setiap konsumsi 10 gram. Data ini saya dapat dari Laboratorium Klinik IBL Semarang,

sumber : Instalasi Gizi RS dr Cipto Mangunkusumo bersama Seksi Dietetik Persatuan Ahli Gizi Indonesia).
Dapat dilihat melalui tabel itu bahwa hampir semua makanan adalah makanan non sayur. Itu berarti makanan diatas jarang dikonsumsi oleh para vegetarian. Dan hal ini dapat disimpulkan bahwa vegetarian secara tidak langsung telah melakukan pola makan sehat.
Untuk itu mari kita galakan pola hidup sehat melalui makanan. Mari ciptakan inovasi makanan sehat yang berbahan baku sayur. Ajak anak – anak untuk menyukai sayur. Salam Hidup Sehat !
1 Response
  1. adimon Says:

    wah bagus blog nya,,, sep


    -adimon-


Posting Komentar